Cara Hosting Website di Google Cloud Platform

Cara hosting website google cloud platform - Hosting website di google cloud dengan menggunakan layanan Compute Enggine atau Virtual Machine (VM).

Compute engine merupakan layanan google cloud yang dapat digunakan untuk membuat virtual machine (VM) sesuai dengan apa yang diperlukan oleh para pengguna. Google Compute engine merupakan bagian dari Infrastructure as a Service (IaaS) yang memungkin pengguna untuk memiliki komputasi tanpa harus membeli hardware.

Dengan menggunakan layanan ini para developer web dapat menggunakan layanan sesuai dengan trafik website yang ada. Semangkin tinggi trafik pada sebuah website maka membutuhkan server yang tinggi pula.

Baca Juga :


Cara Hosting Website di Google Cloud

Hosting website di google cloud terlebih dahulu kalian harus memiliki sebuah domain. Domain tersebut dapat dibeli melalui penyedia layanan domain seperti rumahweb, domainesia, dewaweb dan lain sebagainya.

1. Buat akun google cloud

Kalian harus daftar google cloud terlebih dahului agar dapat menggunakan layanan cloud milik google. Jika sudah memiliki akun GCP abaikan saja langkah pertama ini.

2. Create Engine

Masuk ke Gogle Cloud Platform dan pilih menu Compute Engine > VM Instances

3. Kostumisasi Engine

Pada halaman ini kalian dapat membuat engine sesuai dengan kebutuhan. Jika sudah disetting, silahkan klik CREATE

Catatan:

– Kotak merah pada gambar merupakan biaya yang harus dikeluarkan setiap bulan, harga tersebut berbeda-beda tergantung dari jenis server yang kamu pilih.

– Isilah nama instance sesuai keinginan. Pilih ZONE berdasarkan target traffic pengunjung. Untuk traffic Indonesia, Anda dapat memilih asiasoutheast1-a atau b. Sementara untuk traffic luar negri, silahkan pilih zone US atau yg posisinya lebih dekat dengan target pengunjung.

– Pada Machine Type, pilihlah 1 vCPU. Sementara memory, silahkan set ke 2GB saja. Dengan spesifikasi seperti ini, Anda akan mendapatkan server yang sudah sangat kencang yang mampu menghost banyak sekali website dengan sedikit pengunjung atau sedikit website yang punya traffic tinggi. Silahkan sesuaikan spesifikasi menurut kebutuhan masing-masing.

– Pada bootdisk, pilih Ubuntu-1604-LTS dan Boot disk type SSD berukuran minimal 10GB dengan klik menu Change.

– Centang keduanya: Allow HTTP traffic dan Allow HTTPS traffic pada menu Firewalls

4. Koneksi Domain ke Google Cloud

Langkah selanjutnya menghubungkan domain dengan mesin yang telah dibuat pada langkah diatas.

- Copy ip address dari instance yang telah dibuat

- Pilih menu Cloud DNS

- Pilih Create Zone

*Nama zone bebas, dns zone adalah namadomain.com, dan biarkan kolom yang lain tanpa diubah. Klik Create.

- Setelah itu, klik nama zone yang baru dibuat, lalu klik add record set.

- Create 2 record baru, seperti gambar berikut:

- Jika sudah, klik menu registrar setup yang ada di kanan atas untuk melihat nameserver. Nameserver inilah yang akan Anda set di registrar untuk domain yang akan digunakan.

5. Setting Serverpilot-Instance Connecting

Hosting website google cloud pad tutorial kali ini menggunakan Serverpilot. Bagi yang belum memiliki akun dapat mendaftar pada link https://serverpilot.io

- Login ke Serverpilot dan klik menu connect server

- Ceklis “I don’t have a root password or public IP address. (Requires manual install.)”. Lalu isi Hostname dan password kemudian klik Connect to Serverpilot.

- Copy baris kode yang muncul.

– Selanjutnya, kembali ke VM Instances di Google Console Anda dan klik tombol SSH.

- Secara otomatis, akan terbuka jendela baru. Tunggu hingga proses connecting selesai sehingga muncul layar console.

- Masuklah sebagai root dengan mengetik sudo su, dan tekan enter.

- Pastekon kode yang telah dicopy pada langkah sebelumnya dengan menekan tombol Ctrl+v dan tekan enter. Server akan menginstall komponen yang dibutuhkan dan tunggu proses hingga selesai

- Jika proses penginstalan berhasil, maka akan muncul tampilan layar seperti dibawah ini

Sekarang Anda boleh menutup jendela SSH pada komputer

6. Setting Wordpress

Setelah proses instalasi serverpilot selesai dilakukan, langkah selanjutnya adalah mensetting wordpress dengan mengikuti langkah berikut

- Create App pada laman Serverpilot

- Selanjutnya masukkan detail yang diminta. Pastikan Anda mengisinya dengan benar. Jika sudah, klik create app.

- Selesai! Dengan mengikut langkah tersebu maka website telah berhasil terinstall pada google cloud dan website seharusnya sudah terinstall wordpress.

Catatan

Jika website masih belum dapat diakses biasanya membutuhkan waktu propagasi yang membutuhkan waktu 24-48 jam, namun biasnya hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja.

Daftar Pertanyaan

Berikut daftar pertanyaan umum yang banyak ditanyakan terkait hosting website di google cloud platform.

Apakah Compute Engine Google Cloud gratis?

Layanan compute engine dapat kamu dapatkan secara gratis bagi pengguna baru google cloud. Ketika pertama kali mendaftar akan diberi credit $300 yang dapat digunakan untuk berbagai layanan google cloud termasuk compute engine.

Credit tersebut dapat digunakan untuk membayar biaya /bulan yang digunakan untuk layanan compute engine yang telah kami informasikan pada tutorial diatas.

Bisakah hosting selain wordpress?

Tentu saja bisa, kalian dapat menghosting selain wordpres kedalam compute engine yang telah dibuat.

Berapa banyak website yang dapat di hosting?

Banyaknya website tergantung dari kapsitas engine yang kalian buat. Semangkin besar Storage dan RAM yang dimiliki maka semangkin banyak website yang dapat di hosting dalam satu engine.

Kelebihan Cloud hosting dibanding shared hosting?

Sama seperti halnya VPS, website yang dihosting menggunakan Google Cloud akan sangat cepat dibandingkan menggunakan shared hosting.

Kesimpulan

Cara hosting website google cloud dapat dilakukan dengan mudah apabila mengetahui caranya. Kalian dapat menghosting beberapa website kedalam engein selama resource Storage dan RAM mencukupi.

Jika credit gratis yang digunakan untuk membayar layanan Compute engine telah habis, kalian dapat memindahkan hosting ke penyedia layanan lain jika tidak ingin membayar biaya layanan.

0 Response to "Cara Hosting Website di Google Cloud Platform"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel