Rincian Harga Google Cloud Indonesia [Update]

Rincian harga Google Cloud Indonesia - Ingin menggunakan layanan google cloud namun belum mengetahui berapa biaya yang harus dikeluarkan? Yuk simak ulasan berikut ini.

Google cloud merupakan layanan yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan sesuai dengan kebutuhan para pengguna. Ada banyak layanan google cloud yang bisa digunakan seperti Virtual Machine, API, Cloud Storage dan masih banyak lagi.

Dibandingkan dengan provider cloud lainya, google cloud menawarkan kualitas terbaik dengan berbagai kelebihan yang dimiliki. Salah satunya harga yang murah dan sangat terjangkau bagi individu maupun perusahaan.

Google Cloud Free

Saat pertama kali daftar google cloud, para pengguna akan mendapatkan credit gratis sebesar $300 selama 90 hari sejak pendaftaran berhasil. Credit tersebu nantinya dapat kalian gunakan untuk menggunakan layanan google cloud secara gratis.

Namun jika credit sudah habis, kalian akan diberikan pilihan untuk berhenti menggunakan layanan google cloud atau tetap melanjutkan dengan membayar besaran nominal sesuai dengan layanan tersebut.

Jika ingin melanjutkan layanan tentunya kalaian harus mengetaui berapa biaya yang harus dikeluarkan setiap bulan. Umumnya biaya tersebut akan terlihat pada tagihan layanan. Namun untuk lebih jelas silahkan simak uraian dibawah ini.

Jenis Layanan Google Cloud

Seperti yang telah kami jelaskan sebelumnya, google cloud memiliki banyak jenis layanan yang dapat digunakan sesuai kebutuhan.

Secara umum layanan google cloud terdiri dari Google Compute Engine, Google App Engine, Google Cloud Storage dan Google Container Engine.

1. Google Compute Engine

Compute engine merupakan layanan IaaS atau infrastructure-as-a-service yang menyediakan mesin virtual instan untuk berbagai kegunaan.

Kamu dapat memilih mesin server sesuai dengan apa yang dibutuhkan, sehingga proses development menjadi lebih cepat dari sebelumnya.

2. Google App Engine

Platform-as-a-service (PaaS) yang dapat memberikan developer akses ke scalable hosting tools milik Google.

Para developer dapat menggunakan oftware developer kit (SDK) untuk mengembangkan aplikasi pada app engine google cloud. Dengan berbagai macam alat pengembang dapat mendukung pekerjaan developer menjadi lebih praktis.

3. Google Cloud Storage

Layanan penyimpanan yang disediakan oleh google untuk menyimpan data yang besar secara terstruktur. 

Google juga menawarkan opsi penyimpanan database, termasuk Cloud Datastore untuk penyimpanan nonrelasional NoSQL, Cloud SQL untuk penyimpanan relasional penuh MySQL, dan database Cloud Bigtable Google.

Layanan ini dapat digunakan untuk skala perusahaan maupun individu.

4. Googele Container Engine

Aplikasi satu ini merupakan sistem pengelolaan dan orkestrasi untuk container Docker yang berjalan dalam sistem cloud publik Google.

ak hanya itu, software ini juga mampu meningkatkan efisiensi sumber daya dan fleksibilitas sumber terbuka untuk mempercepat waktu pemasaran aplikasi.

Baca Juga :

Rincian Harga Google Cloud

Harga google cloud secara lengkap dapat dilihat pada halaman cloud.google.com/pricing/list namun untuk lebih lengkap mengetahui harga layanan google cloud, kamu dapat menggunakan Google Cloud Pricing Calculator.

Google Cloud Pricing Calculator merupakan kalkulator yang dapat digunakan untuk mengetahui harga setiap layanan google cloud yang ingin digunakan mulai dari app engine, kubernetes engine, cloud run, VMware engine, cloud storage, hingga BigQuery.

Perkiraan biaya yang diberikan oleh Kalkulator Harga Google Cloud hanya untuk tujuan diskusi dan tidak mengikat Anda atau Google. Biaya aktual Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah dari perkiraan. Daftar biaya yang lebih rinci dan spesifik akan diberikan pada saat mendaftar. Untuk mendaftar ke Google Cloud dan membeli layanan, klik salah satu tautan produk di atas.

Cara Menghitung Harga Google Cloud

Mengetahui harga layanan google cloud akan membantu kita dalam pengelolaan keuangan, khususnya dalam development program menggunakan google cloud.

Dalam menghitung harga google cloud terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

1. Jenis sistem Operasi

Jenis sistem operasi yang digunakan memiliki cara pengoperasian yang berbeda pula. Pastikan kamu memilih jenis operasi yang mudah untuk digunakan dalam layanan google cloud

2. Jumlah Mesin

Jumlah virual mesin yang digunakan pada suatu layanan dapat berpengaruh pada harga yang dibutuhkan. Semangkin banyak jumlah mesin maka harga juga semangkin tinggi.

3. Durasi Server

Kebutuhan server setiap pengguna berbeda-beda, semgankin tinggi durasi server yang digunakan maka akan semangkin tinggi harga yang harus dibayarkan.

Oleh karna itu pilihlah durasi server sesuai dengan penggunaan agar tidak terlalu memakan banyak biaya. Sehingga biaya tersebut dapat dialokasikan pada kebutuhan yang lain.

4. Lokasi Server

Lokasi data center yang relatif lebih dekat dengan penggunanya akan memberi pengalaman yang lebih seamless. Google sendiri memiliki data center yang tersebar di banyak negara. Hal ini tentu akan memberimu pilihan yang luas agar bisa menjangkau pengguna dengan cepat.

Harga Google Cloud  Vs AWS dari Amazon

Estimasi biaya per bulan untuk kebutuhan tersebut (API frontend 4 instance, web frontend 2 instance, layer aplikasi 4 instance, Cassandra cluster 5 instance) di Google Cloud dan Amazon Web Services.

  • Google Cloud Platform: US$ 1.978,49
  • Amazon Web Services: US$ 3.992,41

Google Cloud dan AWS menawarkan model harga yang sesuai dengan permintaan para penggunanya. Hal ini memungkinkan pendekatan yang lebih fleksibel, untuk menghapus atau menambah layanan ketika dibutuhkan.

Kesimpulan

Rincian harga google cloud indonesia berbeda-beda tergantung dari layanan yang digunakan. Jika dibandingkan dengan layanan cloud lainnya, google cloud dengan spesifikasi yang sama masih lebih murah dan terjangkau.


0 Response to "Rincian Harga Google Cloud Indonesia [Update]"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel